berita · 19 Mei 2026
Kediri, 13 Mei 2026 — PMR Wira melaksanakan kegiatan latihan gabungan pertolongan pertama yang bertempat di markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Kediri pada Rabu (13/5). Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota PMR Wira dari berbagai sekolah se-Kabupaten Kediri dengan penuh semangat dan antusias.
Latihan gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota PMR dalam bidang pertolongan pertama serta melatih kesiapan anggota dalam menghadapi situasi darurat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan solidaritas antaranggota PMR Wira dari berbagai sekolah di Kabupaten Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai dasar-dasar pertolongan pertama, penanganan cedera ringan, teknik evakuasi korban, hingga simulasi penanganan keadaan darurat. Setelah penyampaian materi, peserta langsung mengikuti praktik dan simulasi agar lebih memahami teknik penanganan yang tepat dan benar.
Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib, aktif, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang diberikan. Para anggota PMR juga saling bekerja sama dalam mengikuti praktik pertolongan pertama dan simulasi yang telah disiapkan oleh panitia.
Selain meningkatkan kemampuan di bidang kesehatan, kegiatan latihan gabungan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi anggota PMR untuk melatih disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada anggota PMR untuk saling mengenal dan bertukar pengalaman dengan anggota PMR dari sekolah lain.
Kegiatan latihan gabungan pertolongan pertama berlangsung dengan lancar hingga akhir acara. Sebagai penutup, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama di markas PMI Kabupaten Kediri sebagai bentuk dokumentasi kegiatan latihan gabungan PMR Wira se-Kabupaten Kediri tahun 2026.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anggota PMR Wira dapat terus meningkatkan keterampilan dan semangat kemanusiaan dalam membantu sesama. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk generasi muda yang aktif, disiplin, peduli, dan siap memberikan pertolongan dalam berbagai situasi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.